Banjir Janda Di Grobogan, 2. 434 Janda Menunggu Anda



Grobogan- Okejoz, Hidup menjanda sebetulnya bukan menjadi pilihan yang menyenangkan, namun jika keadaan sudah memaksa memang apa boleh buat. Sebagai pemicu utama menjadi janda rata-rata adalah perselisihan dalam rumah tangga yang tidak bisa diselesaikan atau tidak ada titik temu, sebagai misal pihak ketiga dengan adanya PIL atau WIL, bisa juga masalah ekonomi dengan dalih pihak sang suami tidak mampu menafkahi istri.
Bahkan berdasarkan data yang disebutkan oleh Pengadilan Agama Purwodadi muncul angka yang fantastis, yakni sejumlah 2.434 kasus dengan rincian 1.598 cerai gugat dan 836 cerai talak. Data tersebut terhitung sejak bulan Januari hingga bulan September 2016, seperti yang dipaparkan Toha Mansyur kepala Pengadilan Purwodadi melalui bagian Humas Zuhdi Muhdlor kepada wartawan.
Lebih lanjut Muhdlor  menghimbau kepada masyarakat agar para suami untuk lebih bertanggungjawab terhadap keluarganya dengan memperhatikan anak dan istrinya. Supaya angka perceraian tidak meningkat sepanjang waktu.
Sementara itu Tn seorang janda asal Danyang Purwodadi saat diwawancarai wartawan mengatakan bahwa dia cerai dengan suami lantaran suami pergi tanpa pesan beberapa tahun lalu, dan terakhir ternyata dia malah kawin lagi  di Jakarta.” Maka saya memutuskan untuk menjada aja, masih trauma jika harus bersuami lagi. Entah nanti jika sudah menemukan pria yang tepat” tuturnya.
Ayo siapa yang mau daftar? Wn

Berlangganan update artikel terbaru via email:

7 Responses to "Banjir Janda Di Grobogan, 2. 434 Janda Menunggu Anda"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel